Fakta Viralnya Teknik Tidur dengan Plester di Mulut Oleh Penyanyi Andien
 

Fakta Viralnya Teknik Tidur dengan Plester di Mulut Oleh Penyanyi Andien

Poin Ekstra

Setiap orang mungkin punya cara masing-masing untuk membuat dirinya mudah tertidur di malam hari. Tapi enggak sedikit juga yang bisa dengan mudah tidur tanpa harus melakukan aktivitas apapun. Menariknya, penyanyi Andien punya kebiasaan yang enggak biasa saat dirinya tidur, ia menggunakan plester di mulut saat tidur. Ternyata menurutnya ini adalah sebuah teknik bernapas yang dinamakan 'Nose Breathing'.

Melalui stories instagramnya, Andien mengungkap kalau di sebuah workshop bersama Gobind Vashdev, ia mengetahui kalau 200 penyakit kronis disebabkan oleh kesalahan cara bernapas. "Karena bernapas adalah hal yang kita lakukan setiap hari setiap detik, kita jadi banyak menyepelekan cara kita bernapas," tulis Andien dalam Instagram Story-nya.

Image result for andien plester google.com

Nah, setelah melakukan hal tersebut selama 6 bulan berturut-turut, Andien mengklaim kalau dirinya merasa lebih mudah mendapatkan tidur berkualitas, terbangun dengan badan segar dan tidak mengalami tenggorokan kering. Bahkan, tidak ada aroma tak sedap dari mulut saat bangun tidur. Sangat menarik bukan? Lalu bagaimana pendapat ilmuwan atau penjelasan imliahnya?

Dilansir dari The New York Times, sebuah jurnal imliah pada Oktober 2018, mengungkap hubungan antara ingatan dengan bagaimana seseorang bernapas. Dalam The Journal of Neuroscience, para peneliti di Karolinska Institute di Stockholm, Swedia mengatakan kalau pengenalan bau adalah mekanisme kunci bertahan hidup sebagian besar makhluk termasuk manusia. Makanya, para alhi saraf percaya kalau berpikir dan bernapas adalah adaptasi evolusi awal. Dalam penelitian mereka, para ilmuwan menganalisis dua lusin peserta sehat yang menghirup 12 aroma.

Image result for andien plestergoogle.com

Percobaan pertama mengharuskan mereka duduk diam satu jam setelah mengendus, tapi hidungnya harus ditutup dan bernapas dengan mulut. Lalu, percobaan lain peserta harus bernapas lewat hidup dengan plester ditempel di mulutnya. Hasilnya, peneliti menemukan peserta secara konsisten jauh lebih baik dalam mengenali bau, ketika mereka bernapas melalui hidung dengan tenang. Sementara pernapasan lewat mulut, daya ingat yang lebih kabur dan jawaban salah. "Pernapasan hidung meningkatkan konsolidasi memori," kata penulis studi Artin Arshamian.

Image result for andien plestergoogle.com

Ilmuwan mengaitkan ini dengan sebuah penelitian yang menemukan kalau ketika makhluk hidup bernapas, aliran udara mulai aktivitas otak dengan stimulasi neruron yang disebut bulbus olfaktorius. Lalu, proses itu akan memberikan sinyal hippocampus, bagian otak yang terlibat penciptaan dan penyimpanan ingatan. Jadi, tidur dengan mulut diplester sebenarnya adalah salah satu teknik pernapasan yang disebut Buteyko Breating. Dikutip dari Innovative Medicine, teknik pernapasan Buteyko mengajarkan cara mengembalikan volume pernapasan ke normal atau menghindari terjadinya hiperventlasi kronis. Teknik yang pertama kali diprakarsai oleh ilmuwan asal Rusia bernama Dr Konstantin Buteyko menyebut terdapat banyak manfaat dari teknik pernapasan Buteyko salah satunya agar tidur lebih nyenyak bahkan bisa menghilangkan kebiasaan ngorok.

Image result for teknik Buteykogoogle.com

Penelitian yang dilakukan oleh Buteyko Institute Method menunjukkan beberapa pasien dengan keluhan mengorok teknik Buteyko dapat membantunya untuk bernapas lebih lembut dan lancar saat bangun, yang mengarah ke perubahan pola pernapasan saat tidur. Teknik pernapasan Buteyko ala Andien yakni melakban mulut ketika tidur dikatakan merupakan salah satu cara untuk mencapai deep sleep atau tidur nyenyak tanpa gangguan di malam hari. Sebab seringnya ketika malam, kita cenderung tidur dengan bernapas menggunakan mulut. Pelantun 'Milikmu Selalu' ini juga mengatakan setelah mencoba tidur dengan teknik Buteyko, ia merasakan beberapa manfaat antara lain jauh lebih mudah untuk tidur nyenyak, badan lebih sehar ketika bangun bahkan tak ada bau mulut yang tak sedap di pagi hari.

Image result for teknik Buteykogoogle.com

Bahkan, peneliti pernah menemukan fakta terkait metabolisme tubuh, untuk mendapatkan metabolisme tubuh yang baik seseorang harus bernapas hanya melalui hidung. Sayangnya, masih banyak yang tak terbiasa bernapas dari hidung hingga memilih melalui mulut. Dilansir dari Zeenews, padahal hal tersebut bisa memperlambat proses metabolisme dalam tubuh. Bernapas melalui mulut juga bisa membuat seseorang terjaga sepanjang waktu, termasuk saat tidur agar oksigen tidak kurang. Sedangkan, tidur yang buruk merupakan salah satu penyebab terjadinya obesitas, stres, dan sleep apnea. Beberapa penelitian pun telah membuktikan bahwa bernapas melalui hidung bisa membantu meningkatkan metabolisme, khususnya menjadi lebih cepat menurunkan berat badan. Selain itu, bernapas melalui hidung juga bisa meningkatkan suplai oksigen saat tidur sehingga tidur lebih berkualitas.

Jadi, apakah kalian akan mencoba teknik yang dilakukan oleh Andien?

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Andina BP
10 Jul 2019

10 Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +1

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.