RAPBD DKI Jakarta 2020 Bocor, Netizen Heboh Bahas Lem dan Pulpen
 

RAPBD DKI Jakarta 2020 Bocor, Netizen Heboh Bahas Lem dan Pulpen

Rancangan APBD DKI dan Lem Aika Aibon/ Foto: Gesuri.id

Poin Ekstra

Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau RAPBD DKI Jakarta 2020  ternyata bocor ke publik. RAPBD yang menghabiskan dana Rp.82 miliar untuk kebutuhan sekolah di Jakarta mendadak viral. Banyak anggaran yang dinilai nominalnya terlalu berlebihan. Ada yang protes namun tak sedikit netizen yang kreatif dan menjadikannya guyonan. Buat anda yang belum tahu RAPBD ini, coba deh simak informasi dibawah ini.

Hasil gambar untuk apbd dki 2020RAPBD DKI 2020 yang bocor di media sosial/ Foto: Elipsir.com

Pengadaan Lem Aibon yang disinggung Transmart

Salah stau kejanggalan dari RAPBD ialah adanya pengadaan lem aibon. Lem aibon merupakan perekat serbaguna yang terbuat dari karet sintetis dan pelarut organik. Lem ini berwarna kuning yang sama dengan wadahnya. Lem ini biasa dipakai untuk merekatkan kayu, kain, karet ataupun baja. Lem Aibon sendiri berasal dari Jepang yang diproduksi pada 1974. Di Indonesia sendiri ada dua pabrik yang dibangun untuk memproduksi lem ini yaitu Karawang dan Bekasi.

Lem inilah yang membuat heboh netizen karena dianggarkan hingga Rp.82.8 miliar. Pengadaan le mini untuk 17500 orang yang mana setiap lem dihargai Rp.184.000 per buahnya. Melihat harga lem aibon yang fantastis akun twitter transmart juga ikut mengomentari. Transmart mengklaim harga lem Aibon di transmart jauh lebih murah ketimbang yang dianggarkan.

Harga Pulpen Yang Fantastis

Selain harga lem yang fantastis ada pula nilai pulpen yang dinilai terlalu berlebihan. Berdasarkan data RAPBD tersebut juga diimput pengadaan pulpen untuk 98.000 pegawai. Setiap bulannya pegawai pemprov DKI Jakarta akan mendapatkan satu buah pulpen. Harga satuannya gak main-main yakni Rp.105.000 selama setahun. Tak heran bila pengadaanya pulpen yang diklaim menghabiskan Rp.124 miliar ikut dikritik publik. Belum lagi pengadaan computer sebanyak lebih dari 7000 unit yang menghabiskan dana hingga Rp.121 miliar.

Ini Kata Pemerintah Terkait RAPBD

Anies Baswedan/ Foto:Tempo.co

Anies Baswedan menyatakan adanya sistem yang amburadul terkait anggaran. Gubernur yang pernah menjabat menteri pendidikan dan kebudayaan ini juga akan memperbaiki sistem manual. Ia akan menerapkan sistem yang baru pada 2020 mendatang. Kalau menurut anda bagaimana?

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Nurchalimah
31 Oct 2019

20 Poin Ekstra
Berapakah dana yang dibutuhkan untuk membeli Lem Aibon?

BALANCE ANDA SAAT INI

100
Points
5000
Coins
  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis hanya bisa di jawab 1 kali per 1 user
  3. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.

POIN Ekstra: +20
2 Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.