Kimi Hime Klarifikasi Sambil Nangis ke Presiden Jokowi
 

Kimi Hime Klarifikasi Sambil Nangis ke Presiden Jokowi

Poin Ekstra

Setelah kasus youtuber Rius Vernandes dengan maskapai Garuda Indonesia, kini para pecinta youtube kembali dihebohkan oleh kabar yang kurang sedap. Youtuber Kimberly Khoe alias Kimi Hime dikabarkan mendapat surat panggilan melalui e-Mail dan Direct Message (DM) dari Kemkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika). Panggilan tersebut terkait laporan masyarakat ke Komisi I DPR, yang menganggap konten-konten milik Kimi Hime terlalu vulgar.

Image result for kimi hime ngadu ke jokowigoogle.com

Bahkan kabarnya, Kominfo sampai meminta Google untuk menangguhkan (suspend) tiga unggahan, dan membatasi penyebaran enam konten dari laman YouTube Kimi Hime. Enam unggahan lainnya itu dianggap melanggar ketentuan batasan umur (restricted age). Lalu, bagaimana respon Kimi Hime soal panggilan tersebut?

Kimi akhirnya buka suara melalui video klarifikasi berjudul "Dear Bapak Presiden Joko Widodo...". Ia menjelaskan kalau berdasar statistik data dari akunnya, presentase terbesar penontonnya ada di usia 18 tahun ke atas. Paling besar di rentang 18-24 tahun dengan presentasi 50 persen, 25-34 tahun dengan presentasi 24 persen, dan 35-44 tahun dengan presentasi 6,6 persen. Selain itu, umur 45-54 tahun dengan presentase 2,2 persen, 55-64 tahun dengan presentase 0,5 persen serta 65 tahun ke atas dengan presentase 1,1 persen. Total dari penonton di bawah umur 13-17 tahun hanya di sekitar 16 persen. Jadi, Kimi mengklarifikasi kalau anggapan penontonnya kebanyakan anak-anak itu salah.

Image result for kimi hime ngadu ke jokowigoogle.com

Sebetulnya video klarifikasi itu memang diperuntukkan kepada Presiden Joko Widodo, "Kepada yang terhormat Bapak Presiden Joko Widodo, saya mengucapkan selamat datang di channel saya bersama Kimi Hime, dan juga teman-teman semuanya selamat datang di channel saya ...," kata Kimi Hime sebagai pembukaan. Kimi menjelaskan kegamangan dalam beberapa kontennya yang diblokir, pihak Youtube memblokir "Strip Challenge! Mati 1 Kali= Buka Baju! - PUBG Mobile Indonesia", "Lagi Tegang, Eh Keluar Putih Putih!?", dan "Keasikan Bermain, Gadis Ini Mengeluarkan Cairan Lengket-Uncensored Full HD MP4". Video tersebut hanya diblokir di Indonesia sehingga bisa diakses di luar negeri. Kimi menegaskan dengan sangat kalau semua judul diatas adalah 'CLICKBAIT' alias judul jebakan.

Related imagegoogle.com

Menurut Kimi, semua judul diatas dimaknai tergantung dari pemikiran yang menyaksikannya. Kimi juga menjelaskan kalau video tersebut merupakan endorsemen yang tentu akan merugikan dirinya kalau sampai dihapus. Kimi pun menanyakan kepada Presiden Jokowi melalui videonya sambil menangis, "Kalo memang saya ada melanggar undang-undang dan memang harus diproses secara hukum, ya tolong dijelaskan aja saya salahnya di mana," ujar Kimi Hime. Ia merasakan adanya ketidakadilan hukum dalam penghapusan kontennya itu.

Image result for kimi hime ngadu ke jokowigoogle.com

"Tapi, kalau misalkan pemerintah menghapus konten saya tanpa peraturan yang jelas cuma karena asumsi dan opini aja, tanpa ada peraturan tertulis, saya merasa bahwa ini adalah ketidakadilan. Seharusnya keadilan itu ditegakkan dong. Karena ini kan adalah negara hukum, Indonesia adalah negara hukum. Saya percaya di mata negara Indonesia ini, semua orang adalah sama. Jadi, nggak ada yang harus dibela kecuali yang memang tidak bersalah. Di sini saya tidak bersalah, saya adalah korban. Konten saya yang memang tidak melanggar aturan, baik dari YouTube maupun perundang-undangan," kata Kimi Hime.

Image result for kimi hime ngadu ke jokowigoogle.com

Akhirnya, Kimi meminta tolong kepada Presiden Jokowi untuk memberi tahu media untuk selalu menyampaikan fakta jangan hoax. Buat yang nonton video klarifikasi Kimi Hime, langsung aja klik di bawah ini

Di sisi lain, Kimi diketahui melanggar unsur kesusilaan sebagaimana yang diatur dalam pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Kimi bisa dipidana maksimal enam tahun kurungan penjara serta denda maksimal Rp1 Miliar. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu mengatakan, memberi nasihat kalau youtuber seharusnya memperhatikan konten yang diunggah dan siapa penontonnya. Kalau yang diunggah untuk pengguna berusia di atas 18 tahun, harusnya mereka mampu membatasi pemirsanya. Hal ini yang membuat Kominfo mengundang Kimi untuk berdiskusi terkait konten miliknya.

Kementerian menganggap konten para kreator Indonesia sebagai aset bangsa. Fyi, mayoritas konten Kimi Hime yang memiliki 2,2 juta subscriber dan 467 video itu, membahas soal video game PUBG. Apa kamu salah satu pengikutnya?

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Andina BP
25 Jul 2019

20 Poin Ekstra
Game apakah yang paling sering diunggah oleh Kimi Hime?

BALANCE ANDA SAAT INI

100
Points
5000
Coins
  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis hanya bisa di jawab 1 kali per 1 user
  3. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.

POIN Ekstra: +20
2 Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.