Kurang Apresiasi, Inilah Sosok Berjasa yang Membangun Banyak Jembatan di Pelosok Indonesia
 

Kurang Apresiasi, Inilah Sosok Berjasa yang Membangun Banyak Jembatan di Pelosok Indonesia

Sosok bule bangun jembatan di Indonesia/ Foto: boombastis.com

Poin Ekstra

Jarang sekali terdengar berita tentang sosok yang satu ini. Toni Ruttiman, warga negara Swiss ini sudah keluar masuk kampung membangun jembatan gantung di berbagai wilayah di tanah air.

Toni Ruttiman datang ke Indonesia karena rasa kepeduliannya yang tinggi. Ia mengenal Indonesia dari berita di media massa dan melihat begitu banyak anak-anak yang bergelantungan di jembatan yang rusak atau menyebrangi sungai berarus deras demi berangkat ke sekolah.

Hati Ruttiman tergerak dan memutuskan berangkat ke Indonesia. Sudah tiga tahun ini ia keluar masuk kampung di wilayah terpencil di tanah air.

Ia lantas mengajak warga bergotong-royong membangun jembatan gantung untuk menyambung akses jalan yang terputus.

Hasil gambar untuk Toni RuttimanToni Ruttiman/ Foto: akamaized.net

Usaha Ruttiman tidak semulus yang dibayangkan. Ia mengumpulkan bahan-bahan untuk membangun jembatan dari negerinya di Swiss. Selain itu, ia juga mengupayakan bantuan pipa dari perusahaan ternama yang dikenalnya dengan baik agar bersedia mengirim bantuan pipa tiang jembatan dari Argentina ke Indonesia.

Pengiriman bahan baku yang didatangkan dari negaranya untuk Indonesia, seringkali tertahan di pelabuhan. Bahkan ia juga pernah membayar biaya yang sangat besar akibat denda pajak dan sejumlah bea.

Selama ini, Ruttiman turun tangan sendiri membangun jembatan di berbagai wilayah terpencil di tanah air. Ia telah merekrut beberapa tenaga kerja di Indonesia untuk dijadikan stafnya dalam melangsungkan pekerjaan nirlabanya itu.

Hasil gambar untuk Toni RuttimanToni Ruttiman/ Foto: bibazz.it

Hingga saat ini, Toni Ruttiman telah berhasil memasang 61 jembatan gantung di berbagai daerah termasuk Banten, Jabar, Jateng, Jatim, dan bahkan hingga Sulawesi, Maluku Utara dan NTT.

Belakangan ini upaya pengiriman bantuan bahan jembatan seperti kabel pancang yang rutin dikirim Ruttiman dari Swiss terhambat karena lambannya birokrasi.

Asisten Ruttiman menceritakan lika-liku proses pengurusan barang bantuan yang malah berakhir denda demurrage (batas waktu kontainer).

Proses impor donasi wirerope untuk jembatan gantung itu memakan waktu lebih dari 2 bulan sejak container tiba di Tanjung Priok.

Hal ini karena lamanya proses rekomendasi dari kementerian-kementerian terkait yang harus ditempuh untuk proses hibah ini.

Atas upaya rekan-rekan di Bea Cukai Tanjung Priok, biaya storage 3 kontainer donasi wirerope untuk program bantuan jembatan gantung Ruttiman yang sudah tiba di pelabuhan Tanjung Priok sejak 16 Juli 2016 sampai dengan 26 September 2016 akhirnya dibebaskan dari biaya penyimpanan.

Tagihan storage tersebut per tanggal 19 September 2016 sebesar Rp 84.036.410.

Hasil gambar untuk Toni RuttimanAksi Toni Ruttiman/ Foto: babatpost.com

Kisah Toni yang belakangan kembali menjadi viral akhirnya berbuah manis. Bantuan datang dari berbagai pihak, salah satunya dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi. Berkat bantuannya, proses adminstrasi tiga kontainer bahan baku jembatan menjadi lebih lancar.

Kemudian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga mengupayakan bantuan untuk kelancaran proyek Toni.

Hasil gambar untuk Toni RuttimanToni Ruttiman/ Foto: boombastis.com

Basuki berjanji akan melunasi biaya demurrage dan seluruh administrasi serta proses impor wirerope sebanyak tiga container.

Mantan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto juga mengatakan akan membayar semua denda dan biaya pelabuhan. Menurut Arie, komitmen tersebut merupakan bentuk apresiasi serta dukungan untuk Toni.

Tak hanya denda, Kementerian PUPR juga memberikan pendampingan bagi Toni dan relawan yang turut membantu pembangunan jembatan hingga proses pasca-konstruksi.

Bantuan lainnya juga turut mengalir dari Kepala Staf Kepresidenan saat itu, Teten Masduki. Teten menjanjikan bantuan semen dari Semen Indonesia.

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Alfa Anggraini
05 Dec 2019

20 Poin Ekstra
Darimanakah Toni Ruttman berasal?

BALANCE ANDA SAAT INI

100
Points
5000
Coins
  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis hanya bisa di jawab 1 kali per 1 user
  3. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.

POIN Ekstra: +20
2 Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.