Ini Tanggapan Ganjar Pranowo Soal Kerajaan Aneh di Wilayahnya
 

Ini Tanggapan Ganjar Pranowo Soal Kerajaan Aneh di Wilayahnya

Keraton Agung Sejagat/ Foto: kompas.com

Poin Ekstra

Publik kembali dihebohkan dengan fenomena sosial yang dinilai aneh namun menarik untuk dibahas. 

Fenomena tersebut tak jauh dari berdirinya sekelompok orang yang mengaku penguasa dunia bernama 'Keraton Agung Sejagat'. 

Keraton Agung Sejagat merupakan kerajaan yang dipimpin oleh Totok Santosa Hadiningrat alias Sinuhun, beserta istrinya Dyah Gitaraja atau yang biasa dipanggil Kanjeng Ratu. 

Istananya berdiri megah dan kokoh di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah. 

Kabarnya kelompok ini sudah memiliki lebih dari 450 orang pengikut di dalamnya. 

Keraton Agung Sejagat cukup meresahkan warga sekitar, meskipun belum terlihat kejanggalan-kejanggalan yang lebih menonjol. 

Keraton Agung Sejagat/ foto: gstatic.com

Sebelumnya, warga sedikit curiga dengan ritual-ritual yang biasa dilakukan oleh pengikut Keraton Agung Sejagat setiap berkumpul. 

Biasanya mereka menggelar acara Wilujengan dan Kirab Budaya pada Jumat hingga Minggu. 

Warga juga menyoroti sebuah kolam yang sangat disakralkan oleh kelompok tersebut hingga batu prasasti bertuliskan huruf Jawa. 

Keraton Agung Sejagat/ foto: blogspot.com

Dilansir dari Kompas, terdapat tanda dua telapak kaki di sebelah kiri prasasti, sebuah simbol di bagian kanan dan nama Prasasti I Bumi Mataram. 

Usut punya usut, Sinuhun ternyata pernah menjadi pemimpin sebuah organisasi bernama Jogjakarta Development Committe (JOGJA-DEC). 

Organisasi tersebut bergerak di bidang kemasyarakatan dan kemanusiaan. 

Keraton Agung Sejabat/ foto: gstatic.com

Hal ini pun dibenarkan oleh salah satu mantan anggota Keraton Agung Sejagat bernama Sri Utami. 

Menurut penelusuran tribunnews, Sri Utami pernah menjadi anggota dan dikenakan biaya iuran kartu anggota (KTA) sebesar Rp15 ribu. 

Ia juga sempat dimintai biaya seragam senilai Rp3 juta, seragamnya bermotif seperti army atau militer. 

Ritual Keraton Agung Sejagat/ foto: gstatic.com

Seiring berjalannya waktu Sri Utami merasa kegiatan disana tidak ada gunanya, seperti kumpul-kumpul biasa. 

Akhirnya Sri memutuskan untuk mundur alias keluar dari Keraton Agung Sejagat. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun menanggapi viralnya kerajaan yang cukup membuat publik penasaran ini. 

Ganjar Pranowo tidak terlalu mempermasalahkan selagi Keraton Agung Sejagat tak meresahkan warga. 

Ganjar juga memerintahkan agar seluruh instansi terkait untuk saling berkomunikasi. Semata-mata agar tahu maksud dari pendirian kerajaan tersebut.

Semoga cepat terungkap yah kejelasan adanya Keraton Agung Sejagat ini. 

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Andina BP
14 Jan 2020

2 Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.