Di Nepal, Perempuan Datang Bulan diasingkan ke Gubuk
 

Di Nepal, Perempuan Datang Bulan diasingkan ke Gubuk

Tradisi Chhupadi di Nepal/ Foto :VOA

Poin Ekstra

Di Nepal terdapat sebuah tradisi bernama Chhaupadi di mana seorang perempuan yang mengalami menstruasi harus menjauh dari rumah.

Selama masa menstruasi, mereka biasa diasingkan ke sebuah pondok bahkan di kandang hewan.

Letak geografis Nepal  terletak di Asia selatan dan berbatasan langsung dengan India yang mayoritas penduduknya beragama Hindu. Tak heran, banyak masyarakat Nepal yang ikut memeluk agama Hindu sebagai kepercayaan mereka.

Masyarakat Nepal  menganggap menstruasi sebagai suatu hal yang tabu dan kotor. Mereka meyakini, jika seorang  perempuan masih berada di rumah saat masa menstruasi, maka Dewa akan marah dan akan menurunkan bala kepada seluruh penghuni rumah tersebut.

Masyarakat nepal sangat membatasi apa saja yang tidak boleh perempuan lakukan saat menstruasi. Contohnya, mereka dilarang untuk makan makanan yang bergizi seperti buah, sayur, atau pun daging.

Hasil gambar untuk cewek haid di nepalPerempuan haid di Nepal/ Foto: hipwee.com

Mereka hanya diperbolehkan memakan nasi, sereal, dan makanan-makanan kering. Selain itu, mereka juga tidak diperbolehkan mengikuti upacara keagamaan apapun.

Saat diasingkan dari rumah, mereka tinggal di gubuk-gubuk berukuran kecil yang terkadang bahkan tanpa ventilasi. Tak jarang merka harus tinggal di sebuah kandang  hewan lengkap dengan kotoranya.

Di musim dingin pada bulan Januari hingga Maret, hawa dingin tentu menyerang tubuh perempuan-perempuan tersebut. Bahkan tak jarang mereka menemui ajal karena kedinginan saat diasingkan dalam pondok-pondok tersebut.

Hasil gambar untuk cewek haid di nepalPerempuan haid di Nepal/ Foto: kumparan.com

Dilansir dari BBC, pada Februari 2019, seorang perempuan berusia 21 tahun bernama Parwati Bogati diteemukan tewas saat diasingkan ke sebuah gubuk di sebuah Distrik Doti. Bogati ditemukan oleh ibu mertuanya yang berkunjung untuk melihak keadaannya.

“dia sangat senang bahwa periodde menstruasinya hampir selesai. Namun, sayang ia harus menutup mata untuk selamanya,” ucap Laxmi Bogati

Karena penuh dengan diskriminasi, praktik chhaupadi pun banyak ditentang oleh para perempuan di negara Nepal. Hingga pada akhirnya, Pemerintah Nepal melarang chhaupadi pada tahun 2005.

Pada 2017, Pemerintah Nepal meresmikan sebuah peraturan mengenai praktik ini. Siapapun yang memaksa perempuan keluar dari rumah saat menstruasi dianggap telah melawan hukum dengan hukuman selama 3 bulan penjara.

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Yoriza Hadzirotul Amri
06 Dec 2019

2 Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.