Bobotoh dilarang Nonton Persib dan Persija di SUGBK?
 

Bobotoh dilarang Nonton Persib dan Persija di SUGBK?

Poin Ekstra

Duo klub sepakbola Tanah Air, Persija dan Persib memang akan bertanding di SUGBK (Stadion Utama Gelora Bung Karno), Jakarta pada 10 Juli 2019 mendatang dalam rangka pekan ke delapan "Liga 1 2019". Ferry Paulus selaku CEO Persija telah mengonfirmasi secara langsung kabar tersebut. Bahkan pihak Kepolisian dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah menjamin keamanannya. Tapi sayangnya para penggemar Persib Bandung atau yang akrab disapa 'Bobotoh' tidak diijinkan untuk menonton. Apa penyebab atau alasannya?

Image result for bobotohgoogle.com

Jadi, pendukung Persib tidak diperbolehkan hadir di GBK karena himbauan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku opertor kompetisi yang sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan. Tapi, Polda Metro Jaya kabarnya tengah menyiapkan dan merencanakan sistem pengamanan efektif dalam menghadapi laga Persija Jakarta, melawan Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2019. Pengamanan penuh akan dilakukan pihak polisi dan juga TNI. Koordinasi juga dilakukan dengan Polda Jabar (Jawa Barat) untuk mengetahui jumlah suporter yang datang dari Jabar ke Jakarta.

Sehingga kericuhan dan bentrok diluar lapangan hijau bisa dicegah. Yang paling penting, kedua kubu suporter harus bisa menahan diri dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. Kini, Ferry Paulus tengah melakukan pertemuan dengan Direktur Internal dan Keamanan Polda Metro Jaya perihal jelang laga Persija Jakarta berjumpa dengan Persib Bandung. Ia optimis laga tersebut bisa digelar di SUGK dan disaksikan oleh seluruh Jakmania, tapi ternyata tidak untuk Bobotoh. Mereka diminta tidak datang kalau laganya benar-benar digelar di GBK, karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam bigmatch ini.

Image result for persib kalah dari persebayagoogle.com

Padahal bagi Persib, laga ini sangat menentukan untuk kembali mengangkat mental para pemain. Mengingat pada laga sebelumnya, Persih kalah 0-4 dari Persebaya Surabaya saat bertandang ke Gelora Bung Tomo pada Jumat, 5 Juli 2019 malam di lanjutan Liga 1 2019. Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengaku kalau lini belakang timnya rapuh. Bajul Ijol meraup tiga poin berkat hat-trick Amildo Balde dan satu gol Irfan Jaya. Rencana untuk menempel Amido Balde pun tak tereksekusi dengan baik. Justru penyerang Persebaya itu bisa mengeksploitasi mereka. Sementara itu gelandang Persib Hariono menyampaikan permintaan maaf kepada Bobotoh yang sudah jauh-jauh melakukan perjalanan.

Kembali lagi ke topik tidak diperbolehkannya Bobotoh menonton Liga 1 2019 di SUGBK. Pelatih Persib, Robert Rene Alberts sendiri sangat menyayangkan kalau memang benar keputusan tersebut disahkan. Timnya tidak dapat didampingi oleh Bobotoh, padahal dukungan dari Bobotoh sangatlah dibutuhkan untuk menambah motivasi bermain pasukannya. Tapi apa boleh buat selagi itu keputusan untuk kepentingan bersama, maka tim dari Persib Bandung akan menerima apapun keputusannya.

Image result for Robert Rene Albertsgoogle.com

Seperti yang kita tau, pendukung dua kubu asal Jawa Barat dan DKI Jakarta itu memang hampir tak pernah akur. Bobotoh dan Jakmania terkenal dengan permusuhan yang tak ada habisnya. Selalu saja menimbulkan kericuhan ketika diantara dua kubu tersebut bertemu. Padahal para pemain antar kedua kubu tidak memiliki masalah apapun alias baik-baik saja. Tapi para pendukung mereka lah yang membuat ulah dan membuat keadaan jadi memanas. Bahkan bukan hal baru kalau kerusuhan antara Persib dan Persija memakan korban jiwa, seperti yang pernah terjadi di tahun lalu kepada Almarhum Haringga Sirila yang merupakan Jakmania sejati. Ia dikeroyok oleh oknum Bobotoh sebelum kickoff pertandingan di Gelora Bandung Lautan Api.

Menurut catatan Save Our Soccer (SOS), Haringga merupakan korban jiwa keenam dari pertandingan antara Persija dan Persib sejak 2012. Sebagian besar kehilangan nyawa karena dikeroyok. Usut punya usut, permusuhan antara Jakmania dan suporter Persib (Bobotoh dan Viking), sebenarnya bermula sejak tahun 2000 atau liga indonesia ke 6. Jadi memang cerita seputar pendukung Persib dan Persija sangatlah panjang. Perseteruan antara Bobotoh dan Jakmania seakan tak ada ujungnya. Mereka bahkan berani menumpahkan darah sodara sebangsa dan senegaranya hanya karena perbedaan kubu.

Image result for persib dan persijagoogle.com

Dari sini, kita bisa ambil pelajaran kalau apapun kubu yang kita dukung, atau apapun hal yang kita pilih namun berbeda dengan pilihan orang lain tapi tetap harus kita hargai satu sama lain. Karena dari menghargai itu tali persaudaraan atau persahabatan bisa tetap terjalin dengan baik. Setuju?

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Ran H
08 Jul 2019

20 Poin Ekstra
Siapakah perlatih PERSIB saat ini?

BALANCE ANDA SAAT INI

100
Points
5000
Coins
  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis hanya bisa di jawab 1 kali per 1 user
  3. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.

POIN Ekstra: +20
2` Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2`
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2`

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.