Khadijah Mellah Jadi Joki Wanita Berhijab Pertama di Arena Pacuan Kuda
 

Khadijah Mellah Jadi Joki Wanita Berhijab Pertama di Arena Pacuan Kuda

Poin Ekstra

Banyak orang yang beranggapan jika atlet yang menggunakan hijab akan menghambat karir dan prestasi mereka, namun sampai saat ini hal tersebut belum terbukti dan malah banyak atlet dari seluruh dunia yang saat ini mulai muncul kepermukaan dengan menggunakan hijab.

Salah satunya seorang pegulat asal Malaysia yang berani melewati batas dengan menjadi wanita berhijab pertama yang menggeluti olahraga gulat atau yang biasa kita kenal Wrestling, tidak hanya itu di atas ring dia dikenal sebagai seorang wanita yang garang dan di juluki sebagai Nor 'Phoenix' Diana.

Image result for Nor 'Phoenix' Dianathesun.co.uk  

Kali ini ada pelajar berusia 18 tahun bernama Khadijah Mellah diyakini sebagai orang pertama di Inggris yang tampil dalam arena pacuan kuda dengan mengenakan hijab. Dia akan terlibat di Magnolia Cup yaitu merupakan event yang digelar khusus untuk para joki amatir perempuan. "Sejak usia muda, saya ingin menjadi orang yang disukai orang," kata Khadijah dilansir dari BBC Sport.

"Saya sudah mulai mendapatkan dukungan dari gadis-gadis Muslim lainnya dan itu membuat saya sangat senang mendengar dari semua orang bahwa saya memengaruhi secara positif."

   Khadijah learned to ride at the charity Ebony Horse Club in Brixtonthesun.co.uk

Khadijah mulai gemar mengendarai kuda tujuh tahun lalu, tepatnya saat bergabung dengan Ebony Horse Club, sebuah klub berkuda di Brixton, London, Inggris. Khadijah pun mengetahui mengenai klub berkuda tersebut secara tidak sengaja. "Ada masjid di Brixton, kadang kami mengikuti kelas pelajaran bahasa Arab atau agama Islam. Suatu hari, kami sedang berjalan dan ibuku melihat selebaran yang menempel di jendela berisi informasi ada klub berkuda di Brixton. Aku langsung membujuk ibuku untuk mengikutinya," kenangnya.

Khadijah mungkin menjadi warna baru dalam industri pacuan kuda di Inggis dan dia sangat menyambut hal tersebut secara positif, selain itu bisa menjadi daya tarik bagi wanita musim lainnya untuk terlibat dalam olahraga pacuan kuda ini.

 Khadijah Mellah will line up against the likes of Olympian Victoria Pendleton and model Vogue Williams in the race on Thursdaythesun.co.uk  

"Kadang-kadang sulit menjelaskan latar belakang saya berulang-ulang kepada banyak orang yang berbeda, tetapi umumnya saya suka menjelaskan dari mana saya berasal dan bagaimana saya sampai di tempat saya sekarang."

Menurut Yayasan Olahraga Wanita Muslim, jumlah Joki Muslim Inggris wanita sangat berbeda dari dulu dan sekarang, karena bisa dihitung dengan tangan. Namun di dunia balap kuda, Khadijah bisa dipandang sebagai wajah baru. "Ketika saya mengendarai kuda di Newmarket, saya benar-benar mencoba mengenali wanita kulit berwarna lainnya dan hanya ada satu dari 200 pengendara," katanya.

 The 18-year-old hopes her performance will help 'open up doors' for other Muslim athletesthesun.co.uk  

"Tapi itu tidak mengganggu saya, malah saya berkomunasi dan berinteraksi dengan baik dengan pejoki wanita lainnya sehingga saya membuat koneksi yang hebat dengan mereka, jadi saya senang dengan hal itu.

Sebuah film dokumenter berjudul Riding A Dream dibuat tentang Khadijah sedang digarap oleh Oli Bell, di mana dia mengatakan Khadijah mengiriminya pesan yang mengatakan: 'Kamu adalah inspirasi'. Dia mengatakan kepada saya, jika satu orang mengirim pesan kepada saya dan mengatakan saya adalah inspirasi yang akan membuat saya menjadi orang yang paling bangga.

 Khadijah Mellah, 18, will live her dream next week as she rides in the Magnolia Cup at Glorious Goodwoodthesun.co.uk

Apalagi film ini akan bercerita disekitar gadis-gadis Muslim dan mereka tidak bisa mengikuti gairah dan impian olahraga yang mereka inginkan, sehingga dengan adanya film dokumenter ini mampun membuat atlet muslim yang menggunakan hijab memiliki kepercayaan diri.

Ketika bertanding Khadijah mengatakan kalay dirinya merasa gugup tapi dengan dukungan yang diterimanya, rasa gugup tersebut hilang dan berubah menjadi rasa percaya diri sehingga dirinya bisa mendapatkan hal yang positif.

 

Selain menekuni olahraga berkuda, Khadijah juga menyukai aktivitas fisik lainnya. Dia merupakan pemegang sabuk hitam karate. Dia juga mengidolakan atlet berhijab Mesir, Manal Rostom yang mendirikan grup pendukung hijabers Surviving Hijab.

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Galih
01 Aug 2019

20 Poin Ekstra
Siapakah wanita berhijab asal Malaysia yang menjadi atlet gulat pertama?

BALANCE ANDA SAAT INI

100
Points
5000
Coins
  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis hanya bisa di jawab 1 kali per 1 user
  3. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.

POIN Ekstra: +20
2` Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2`
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2`

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.