Indonesia Mengantongi 4 Medali Emas di Event Tinju Piala Presiden 2019
 

Indonesia Mengantongi 4 Medali Emas di Event Tinju Piala Presiden 2019

Poin Ekstra

Pada tanggal 22 - 29 Juli 2019, Labuan Bajo menjadi tuan rumah Kejuaraan Tinju Internasional Piala Presiden RI ke-23. Kejuaraan tersebut diikuti setidaknya 300 petinju atau lebih dari 27 negara seperti Afganistan, Amerika Serikat, Australia, Cina, Cina Taipe, Gambia, Hongkong, India dan Indonesia, Irak, Korea Selatan, Korea Utara, Kuwait, Kyrgistan, Laos, Malaysia, Mongolia, New Zealand, Nepal, Pakistan, Philipina, Qatar, Singapura, Srilangka, Thailand, Uni Emirat Arab serta Uzbekistan, yang dipastikan bakal saling baku hantam untuk memperbutkan piala tersebut.

Berstatus sebagai tuan rumah para kontingen Indonesia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan berhasil meraih empat medali emas "Empat emas itu diraih oleh empat petinju pria Indonesia dari Tim Indonesia-A," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Pertina Brigjen Polisi Johanes Asadoma dikutip dari Kompas.

Masing-masing disumbangkan dari kelas Welter 69 kilogram, oleh Samada Saputra yang berhasil mengalahkan petinju asal India Dinesh. Sedangkan emas lainnya diperoleh kelas Bantam 56 kilogram dimana Madagie Jill berhasil menaklukan petinju India Bidhuri Gaurav, Papendang Farand yang turun di kelas Light 60 kilogram menang atas petinju Korea Selatan, Juseong Kim dan Muskita Maikel Robert yang turun di kelas Midle 75 kilogram, menang atas petinju Vietnam, Cuong Nguyen Manh.

Hasil gambar untuk tinju piala presiden 2019tribun news

Sayangnya walau bermain di rumah Indonesia gagal keluar sebagai juara umum dalam event tersebut mereka kalah dari India setelah sukses meraih enam medali emas. Sementara itu, Australia dan Italia hanya meraih 1 medali emas.

"Khusus untuk juara mendapat 600 dollar AS, peringkat kedua 400 dollar AS dan peringkat ketiga 200 dollar AS, juga piagam penghargaan serta maskot satwa Komodo," ujar Johanes. Selain hadiah uang, piagam dan maskot bagi mereka yang meraih medali, khusus untuk India juga mendapat uang 7.500 dollar AS karena keluar sebagai juara umum. Bagi petinju Indonesia yang meraih medali emas, selain uang 600 dollar AS, diberikan juga bonus Rp 25 juta per orang.

Selain menjadi tuan rumah ajang tersebut juga coba dimanfaatkan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) dengan mempromosikan Labuan Bajo menjadi destinasi pariwisata premium. Hal tersebut disampaikan langsung oleh sang Menpar Arief Yahya disela-sela pembukaan kejuaraan Tinju Piala Presiden.

“Presiden berharap Labuan Bajo bisa menjadi destinasi pariwisata utama kelas dunia. Ini artinya 3A juga harus berkelas dunia. Dari atraksi Labuan Bajo terpilih sebagai Top 3 Best Snorkeling Places in The World dari CNN,” kata Arief Yahya.

“Saya berterima kasih atas terlaksananya event bergengsi ini. Ajang tinju Piala Presiden ini pasti akan mendatangkan banyak wisatawan. Ini menjadi salah satu strategi promosi pariwisata yang sangat baik,” tegasnya.

Hasil gambar untuk tinju piala presiden 2019lintas NTT

Labuan Bajo memang diarahkan untuk menjadi destinasi ekowisata yang berkelas. Artinya wisatawan yang berkunjung adalah wisatawan dengan tingkat belanja yang berkualitas atau tinggi sehingga bisa memperbaiki ekonomi Nusa Tenggara Timur.

Untuk membuat hal tersebut menjadi nyata, sejumlah fasilitas pendukung terus ditingkatkan, seperti mencoba penataan wisata alam Taman Nasional Komodo, penataan Daya Tarik Wisata Budaya di Desa Liang Ndara, dan penataan Kawasan Batu Cermin.

Dan melalui event olahraga berskala internasional, Labuan Bajo dapat terpromosikan secara global. “Sport event memiliki dampak tidak langsung atau media value, dua kali lipat lebih besar daripada dampak langsungnya. Sebagai ilustrasi Pendapatan Sport Event diperoleh 60 persen dari TV Broadcasting atau media value, 30 persen dari penjualan merchandise atau suvenir dan iklan di lapangan, serta 10 persen dari penjualan tiket. Hal tersebut membuktikan, acara wisata olahraga (sport tourism event) dapat mendukung potensi pariwisata dari media value-nya atau nilai promosinya,” jelas Menpar.

Apalagi atlet-atlet tinju yang meramaikan ajang ini juga akan berwisata ke beberapa destinasi unggulan. Selain Taman Nasional Komodo, mereka akan dibawa ke Batu Cermin dan Gua Rangko.

“Kami sudah tempatkan petugas sebagai pemandu wisata di beberapa objek wisata yang ada di Labuan Bajo dan sekitarnya. Mereka sudah dibekali dengan kemampuan berbahasa yang baik,” jelasnya.

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Galih
29 Jul 2019

2` Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2`
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2`

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.