Bukan Pantai, Pangandaran Punya Wisata Ciamik Bernama Cukang Taneuh
 

Bukan Pantai, Pangandaran Punya Wisata Ciamik Bernama Cukang Taneuh

Poin Ekstra

Ketika mendengar nama Pangandaran, mungkin langsung terbesit di pikiran kalian sebuah pantai cantik nan indah di sudut Tanah Sunda. Pangandaran memang sangat terkenal akan wisata pantai-nya, Kabupaten di provinsi Jawa Barat ini berbatasan dengan Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar di Utara, Kabupaten Cilacap di Timur, Samudera Hindia di Selatan serta Kabupaten Tasikmalaya di Barat.

Tapi, tau enggak si, ternyata bukan cuma memiliki destinasi wisata berupa pantai, karena di Pangandaran kalian juga bisa berkunjung ke Cukang Taneuh untuk menghilangkan penat.

Cukang Taneuh atau Green Canyon (Ngarai Hijau) adalah salah satu objek wisata di Jawa Barat yang terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis kurang lebih 31 km dari Pangandaran. Ngarai ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalaktit dan stalakmit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.

Untuk mencapai tempat ini, kita harus menyewa sebuah perahu kayuh dari dermaga Ciseureuh. Perjalanannya memakan waktu kurang lebih 30-45 menit dengan jarak sekitar 3 km untuk sampai ke Green Canyon.

Cukang Taneuh sendiri memiliki asal usul seperti tempat-tempat bersejarah lainnya, Masyarakat setempat menyebutnya sebagai "Cukang Taneuh" bahasa Sunda yang berarti Jembatan Tanah, karena di lokasi tersebut terdapat jembatan yang terbangun secara alami dari tanah selebar 3 meter dan dipergunakan masyarakat sebagai jembatan, sarana penghubung diantara tebing batu diantara dua desa yang berdekatan. Ngarai ini terbentuk akibat terkikis oleh aliran air sungai Cijulang selama ratusan tahun yang menembus batuan karst dan membentuk ornamen-ornamen cantik seperti stalagtit dan stalagmit yang mempesona.

Air sungainya cukup jernih dengan lumut yang melimpah sehingga mempengaruhi warna air menjadi hijau, ini juga yang menjadikan alasan Cukang Taneuh lebih terkenal dengan nama barunya Green Canyon.

Kalian bisa memilih dua aktivitas menarik untuk menikmati pesona hijau Cukang Taneuh, menyesuaikan waktu dan budget yang tersedia untuk memilih jalur pendek (1 jam pengarungan) dan jalur panjang (3-4 jam pengarungan) dengan Body Rafting. Body Rafting adalah aktivitas alam menyusuri jeram dan riam di sungai. Jika Rafting adalah arung jeram dengan menggunakan perahu dan dayung sebagai peralatan utamanya, untuk Body Rafting kita hanya menggunakan badan/tubuh kita sebagai perahu sekaligus dayungnya. Perlengkapan utamanya hanyalah pelindung kepala (helm), kaki (decker) dan pelampung (life jacket) untuk perlindungan terhadap benturan.

Setelah berada di kawasan Green Canyon, dari tempat parkir utama cukup menyeberang jalan untuk menuju Dermaga Ciseureuh, lokasi loket masuk kawasan wisata sekaligus tempat pemberangkatan menuju Green Canyon dengan menggunakan perahu wisata dengan mesin tempel. Selanjutnya membayar restribusi masuk lokasi wisata Green Canyon, asuransi wisata dan menyewa perahu sebesar Rp. 150.000/perahu. Tiap perahu dapat memuat hingga 5 (lima) orang pelancong yang akan di antar menyusuri sungai Cijulang menuju Green Canyon dengan jarak 3 km atau dapat ditempuh dalam waktu 30-45 menit.

Kamu bisa menikmati keindahan alam Cukang Taneuh langsung dari Sungai Cijulang. Karena aliran sungai ini akan menuju Cukang Taneuh yang mengagumkan. Kamu juga bisa melewati Dermaga Ciseuruh dengan perahu mesin maupun perahu kayuh dengan jarak sekitar 3 km dari Cukang Taneuh. Sepanjang jalan, kita akan menikmati keindahan alam yang menakjubkan.

Di sisi kiri dan kanan dipenuhi dengan tebing-tebing dan juga bebatuan maupun pohon-pohon yang sangat rimbun. Jangan lupa untuk mengabadikan momen bersama teman maupun keluarga saat berada di atas ketinting ini. Kamera merupakan salah satu alat yang wajib ada di setiap perjalanan wisata. Tapi, perlu diingat untuk tetap berhati-hati agar kamera tidak terjatuh ke dalam sungai. Untuk menjaga keasrian kawasan Green Canyon, pengunjung harus selalu menjaga kebersihannya dengan cara tidak membuang sampah di sungai.

Jadwal dibukanya kawasan Green Canyon adalah pukul 07.30-16.00 WIB. Pengunjung dianjurkan untuk tidak datang pada musim hujan. Selain dikarenakan volume air yang bertambah, warna air juga tidak indah seperti biasanya bahkan berwarna coklat. Untuk itu, saat paling tepat untuk berkunjung ke Green Canyon adalah pada musim kemarau. Airnya tenang dengan warna yang cantik kehijauan. Yuk, buruan berkunjung...

 

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Melynda NA
25 Jun 2019

2 Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.