Wishnutama Ingin Buat Wisata Halal Di Bali, Gubernur Bali Malah Tolak Keras
 

Wishnutama Ingin Buat Wisata Halal Di Bali, Gubernur Bali Malah Tolak Keras

Wishnutama/ Foto: Jawapos.com

Poin Ekstra

Diangkatnya Wishnutama sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kebudayaan memang disambut antusias. Pasalnya baru kali ini jajaran menteri diisi oleh praktisi pertelevisian. Tak heran bila banyak milenial berharap perubahan di industri pariwisata kedepannya. Salah satu wacana Wishnutama untuk mengembangkan pariwisata tanah air ialah dengan mempermudah izin syuting film Hollywood di Indonesia. Ide ini cukup disambut antusias karena dampak popularitas film mampu menarik wisatawan.

Kini Wishnutama Ingin Wisata Halal Di Bali

Ada isu ide Wishnutama lainnya yang menjadi bahan perbincangan. Sayangnya bukan kearah positif namun malah menuai kritikan pedas dari warganet dan perangkat daerah. Wishnutama ingin membuat wisata halal di Bali. Seperti yang kita ketahui bahwa Bali memang mayoritas masyarakatnya beragam Hindu. Ide ini juga ditolak keras oleh Gubernur Bali yang saat ini menjabat.  I Wayan Koster merasa keberatan bilamana Bali dianggap tidak ramah kepada turis muslim.

I Wayan Koster Gubernur Bali/ Foto: Ytimg.com

Wisata halal yang ingin dibuat oleh Wishnutama ialah kawasan Toba dan Bali. Melalui laman tribunnews mengutip penjelasan Wishnutama sebagai berikut :

"Kan banyak wisata di Indonesia yang mayoritas tidak beragama Islam contohnya di Toba dan Bali. Itu juga harus kita siapkan fasilitasnya. Makanan, tempat ibadah, tempat wudu dan lain sebagainya”

Warga Twitter juga beramai-ramai berkomentar. Tagar #CoretBaliDanToba santer menjadi topic perbincangan. Isu ide tersebut menuai beragam komentar ada yang pro namun tak sedikit yang kontra.

Wishnutama : Saya Tak Bilang Bali dan Danau Toba Jadi Wisata Halal

Hasil gambar untuk bali dan tobaDanau Toba/ Foto: Blogspot.com

Setelah santer diberitakan dan menuai respon dari warganet, Wishnutamapun mulai angkat bicara.  Melalui laman Tempo, Wishnutama menitikberatkan pernyataannya bahwa tak akan menjadikan dua destinasi tersebut sebagai wisata halal.

"Pariwisata dibangun atas kearifan masyarakat dan budaya lokal pada tiap destinasinya sehingga menjadi daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan. Kami selalu bangga dan mengagumi Bali sebagai sebuah role model pariwisata berbasis budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan toleransi sekaligus sebuah destinasi yang mampu merefleksikan harmoni dalam keberagaman. Begitu juga dengan Toba”

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Nurchalimah
15 Nov 2019

20 Poin Ekstra
Siapakah nama Gubernur Bali?

BALANCE ANDA SAAT INI

100
Points
5000
Coins
  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis hanya bisa di jawab 1 kali per 1 user
  3. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.

POIN Ekstra: +20
2 Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.