Menjajal Serunya Wahana Air Arung Jeram di Sungai Lubuk Badak Aceh
 

Menjajal Serunya Wahana Air Arung Jeram di Sungai Lubuk Badak Aceh

Poin Ekstra

Buat kamu yang mau berwisata sembari memacu adrenalin, wahana rafting di Sungai Lubuk Badak lah solusinya. Lokasi rafting tersebut berada di Desa Kalanare, Kecamata Pegasing, Aceh Tengah. Disana kamu bisa rafting menyusuri jalur sungai yang telah ditentukan sambil menikmati pemandangan indah. Aktivitas liburan berasa lengkap, selain ekstrem perasaan pun jadi puas akan keindahannya.

Image result for sungai lupuk badakgoogle.com

Lintasan rafting terletak di kaki Gunung Leuser, jadi udaranya juga sejuk banget. Para penikmat rafting harus melewati jalur sejauh 4,5 kilometer. Nantinya para pemadu bakal memberikan isntruksi untuk melakukan gerakan dayung selama di atas air. Wahana olahraga yang terkenal ekstrem tersebut, resmi melayani para rafter pada 2017, dan tepatnya pada 15-16 Septermber 2018 menjadi salah satu lokasi rangkaian kegiatan Gayo Alas Mountain International Festival (GAMIFest) 2018. Di sela-sela membuka Takengon Rafting Festival 2018 yang merupakan rangkai dari GAMIFest 2018, Dyah yang juga istri Pelaksana Tugas Gubenur Aceh Nova Iriansyah itu, mengatakan bahwa wisata arung jeram tersebut sangat cocok bagi kalangan keluarga dan pecinta lingkungan.

Image result for sungai lupuk badakgoogle.com

Dyah mengaku sudah menjajal arus Sungai Peusangan dengan mencoba track rafting sejauh 4,5 kilometer yang berada di kawasan Kabupaten Aceh Tengah tersebut. Sebagai salah satu tempat digelarnya kegiatan yang bertujuan meningkatkan pembangunan di kawasan Gayo-Alas, agenda itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Khalisuddin bersama rekan-rekannya untuk mempromosikan wisata Arung Jeram Lukup Badak. Takengon Rafting tersebut merupakan bagian dari ragam atraksi GAMIFest 2018. Adapun ragam atraksi yang akan ditampilkan tersebut, meliputi Destination Photo Contest, Opening Ceremony, tarian massal, Pawai Budaya Gayo Alas, Pentas Wonderful Gayo Alas, Handicraft and Photo Expo, Coffee and Culinary Festival, Lomba Perahu Tradisional dan Jet Ski Exhibition.

Image result for sungai lubuk badak acehgoogle.com

Bagi wisatawan yang belum terbiasa dengan olahraga air yang penuh tantangan tersebut, mereka dapat mencoba dengan grade I dan tentu akan didampingi pemandu yang telah memegang sertifikat kompetensi dan profesi. Khalisuddin menyebutkan wisata arung jeram di Takengon tersebut menawarkan empat grade, di mana masing-masing kelas tersebut akan menikmati sensasi berbeda-beda dalam mengeksplorasi daerah berhawa dingin tersebut. Ia menyebutkan para rafter yang siap menguji andrenalin dan menjamah Sungai Pasangan tersebut, cukup menyiapkan uang saku mulai dari Rp60 ribu sampai Rp150 ribu.

Nah, bicara soal Arung Jeram, enggak ada salahnya kita tau sedikit seputar sejarah dari olahraga air tersebut. Jadi, sejarah arung jeram tercatat sudah ada sejak abad ke-19 dimana seorang Pramuka asal negeri Paman Sam bernama John Mc Gregor memimpin sebuah ekspedisi di sungai Colorado. Mc Gregor memimpin beberapa orang enterpreneur menyusuri sungai tersebut dengan perahu jenis Pontoon yang merupakan sisa perang dunia. Setelah perang dunia ke2 berakhir, perahu bekas Angkatan Laut Amerika mulai digunakan oleh para petualang untuk mengarungi sungai. Arung jeram ini dilakukan dengan perahu bulat yang disebut Basket Boat, karena bentuknya yang menyerupai keranjang.

Image result for sungai lubuk badak acehgoogle.com

Pada tahun 1950, mulai banyak yang menggemari kegiatan mengarungi sungai ini. Bahkan diproduksi perahu dengan bentuk khusus yang lebih tinggi di bagian depan dan belakangnya serta memiliki material kuat sehingga dapat mengangkut orang dan perbekalan lebih banyak. Selanjutnya perkembangannya menjadi pesat di tahun 60-an, ketika mulai dikembangkan teknologi rancangan dan bahan untuk membuat perahu seperti yang kita kenal sekarang. Permainan arung jeram dikategorikan sebagai olahraga petualangan karena didalamnya mengandung unsur olahraga dan petualangan dengan berbagai resikonya.

Image result for sungai lubuk badak acehgoogle.com

Sejak dulu, kegiatan pengarungan sungai sudah dilakukan oleh manusia dengan menggunakan batang-batang kayu yang dirangkai menjadi rakit dan digunakan sebagai alat transportasi. Suku Indian di Canada telah memulai perkembangannya dan menamakannya sebagai Progue. Sementara orang Eskimo menciptakan Skin Corveal Craft, yakni perahu yang dilapisi kulit binatang tak tembus air. Kini sudah bermunculan banyak desain perahu untuk kegiatan ini. Pada tahun 1983 mulai dibuat perahu yang dapat mengeluarkan air sendiri dari dalam, dengan nama Self Bailer. Dikembangkan pula perahu jenis Kataraf oleh para geologi Rusia  yang diadopsi dari perahu Katamaran yang digunakan dilaut.

Image result for sungai lubuk badak acehgoogle.com

Selanjutnya berkembanglah berbagai kreativitas seiring dengan kemajuan zaman hingga kini kita mengenal kayak, kano, board, dan sebagainya. Di Indonesia, sejarah petualangan sungai di Indonesia dimulai sekitar awal tahun 1970-an dengan istilah olahraga arus deras (ORAD). Kelompok pecinta alam dari Bandung dan Jakarta menjadi pelopor berkembangnya olahraga ini sehingga kemudian menjadi salah satu olahraga petualangan yang paling diminati para pecinta alam. Pada tahun 1975, kelompok pecinta alam menggelar Citarum Rally, sementara kelompok yang lain mengadakan ekspedisi melintas sungai Mahakam dan sungai Barito.

Seiring dengan mulai banyaknya kegiatan arung jeram yang diselenggarakan berbagai kelompok pecinta alam, perahu dan peralatan yang dipakai juga mulai meningkat kwalitasnya. Dimulai dari ban dalam (rafting donat), perahu LCR tentara, hingga perahu karet khusus sungai (River Raft) dan perahu Kayak. Hal tersebut-lah yang mendorong kegiatan arung jeram semakin tumbuh pesat dan menarik minat para pengarung jeram untuk mengarungi sungai-sungai di daerah yang jauh dan penuh tantangan. Seperti sungai Mahakam, Barito, Alas, Membrano dan di Pulau Jawa, sungai yang biasa diarungi yakni Citarik, sungai Progo, serta sungai ireng-ireng yang berada di lereng gunung semeru. Nah, diantara kalian sudah ada yang pernah bermain Arung Jeram belum?

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Melynda NA
09 Jul 2019

2 Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.