Alasan Ernest Prakasa Selalu Rilis Film di Akhir Tahun
 

Alasan Ernest Prakasa Selalu Rilis Film di Akhir Tahun

Ernest Prakasa/ Ultimagz.com

Poin Ekstra

Akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk merilis sebuah film. Selain libur lebaran, momen liburan akhir tahun jadi waktunya film-film Indonesia bersaing berebut penonton. Sineas Tanah Air pun berlomba-lomba menghadirkan film terbaik bagi para penikmat film, tak terkecuali Ernest Prakasa.

Hasil gambar untuk milly dan mametMilly & Mamet/ Foto: medcom.id

Beberapa tahun kebelakang, nama Ernest Prakasa selalu muncul di momen akhir tahun. Terhitung sejak tahun 2015, pria berusia 39 tahun ini rutin merilis film garapannya di bulan Desember. Hasilnya pun tak bisa dianggap remeh. Beberapa filmnya berhasil menembus perolehan 2 juta penonton.

Setelah lebih dulu terkenal sebagai seorang Standup Comedian, Ernest mengembangkan kariernya dengan berkecimpung di dunia perfilman tanah air. Kariernya sebagai sutradara dimulai pada tahun 2015 saat ia menyutradarai film yang diangkat dari novel karanganya yang berjudul “NGENEST”. Pada debutnya sebagai sutradara, film “NGENEST” mampu meraih 785.000 penonton.

Namanya pun makin melejit saat film keduanya yang berjudul “CEK TOKO SEBELAH” mampu menembus raihan 2,5 juta penonton dan memenangkan penghargaan sebagai skenario terbaik di Festival Film Indonesia.

Hasil gambar untuk cek toko sebelahCek Toko Sebelah/ Foto: ytimg.com

Saat ditanya tentang kebiasaannya merilis film di bulan Desember, ayah dua orang anak ini menyebutkan bahwa siklus kerjanyalah yang membuat ia selalu merilis filmnya di akhir tahun. Penulisan naskah yang cukup memakan waktu membuatnya harus memilih akhir tahun sebagai waktu perilisan film-film buatannya.

Selain itu, dalam sebuah unggahan Instagram-nya, Ernest menyebutkan bahwa kebiasaanya merilis film di bulan Desember berkaitan dengan film pertamanya “NGENEST”.

Flashback dulu ke 2015, ketika film pertama gw Ngenest lagi disiapin. Pada waktu itu, produser gw @chandparwez menganggap Desember adalah timing paling pas untuk konten dan genre yg coba gw sajikan, alhasil Ngenest pun dirilis tanggal 30 Desember 2015. Dengan hampir 800.000 penonton, Ngenest dianggap cukup sukses. Sehingga alasan pertama kenapa film berikutnya dirilis di akhir Desember lagi, adalah kalo sudah sukses, kenapa harus dipindah?" Tulis Ernest di Instagram pribadinya.

Di tahun 2019 ini ia pun akan merilis sebuah film di bulan Desember yang berjudul “Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan”. Diangkat dari novel "Imperfect: A journey to Self-Acceptence" yang ditulis sang istri, Meira Anastasia.

Hasil gambar untuk imperfect filmImperfect Film/ Foto: ytimg.com

Film tersebut membahas isu body shaming yang cukup hangat dibicarakan akhir-akhir ini, “Imperfect” menceritakan kisah tentang perempuan bernama Rara yang diperankan oleh Jessica Mila dalam perjalanannya untuk dapat menerima keadaan dirinya sendiri.

Tayang pada 19 Desember 2019, film “Imperfect” akan bersaing dengan banyak film berkualitas lainnya seperti, Jumanji: The Next Level, Star Wars, Habibie & Ainun 3, serta Jeritan Malam yang digadang-gadang sebagai film horor dengan biaya produksi termahal.

Poin Ekstra

Artikel ini dibuat oleh tim Playworld Indonesia

Yoriza Hadzirotul Amri
02 Dec 2019

2 Poin Ekstra

  1. Pastikan sudah login
  2. Tulis komentar dengan minimal terdiri dari 50 kata
  3. Poin hanya diberikan 1 kali untuk 1 User per 1 Artikel
  4. Seluruh komentar dimoderasi oleh tim Playworld ID dan bisa dihapus dan akan mengurangi total POIN jika komentar mengandung konten SARA, atau tidak sesuai dengan artikel yang dibaca
  5. Hanya user dengan keanggotaan VIP yang bisa memberikan komentar.




Extra POIN +2
Kamu mendapat tambahan POIN karena telah memberikan KOMENTAR
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
SELAMAT!
Kamu Mendapatkan
POIN Ekstra : +2

!
Pastikan selalu men-share dalam mode PUBLIC, jika tidak team PLAYWORLD.ID berhak untuk mendiskualifikasi kemenangan kamu.